
Kota Bogor (Partaipandai.id) – Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, bergabung dalam Milan Urban Food Policy Pact (MUFPP) atau Pakta Kebijakan Pangan Perkotaan untuk memperkuat strategi pembangunan pangannya karena memiliki pengalaman baik terkait kebijakan pangan yang dapat dibagikan kepada kota-kota lain.
“Rapat antara ketua sekretariat MUFPP dengan Walikota Bogor menyepakati dan menandatangani kerjasama Kota Bogor untuk bergabung sebagai anggota MUFPP ke-12 di Indonesia,” kata Kepala DKPP Kota Bandung Gin Gin Ginanjar dalam keterangan tertulisnya. keterangan yang diterima Partaipandai.id, Selasa.
Kepala Sekretariat Pakta Kebijakan Pangan Kota Milan (MUFPP) Filippo Gavazzeni juga mengunjungi Balai Kota Bogor, Senin (9/1). Kunjungan Kepala Sekretariat MUFPP diterima Walikota Bogor, Bima Arya dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor, Anas S. Rasmana.
Gin Gin mengatakan, dengan bergabungnya Kota Bogor dalam MUFPP, pihaknya optimis dapat memperkuat strategi pembangunan pangan ke depan. Pengalaman yang cukup baik terkait kebijakan pangan tentunya dapat membangun kekuatan pangan bersama dan memunculkan inovasi-inovasi baru.
“Dalam waktu dekat walikota akan mengajak kami untuk membahas lebih detail aspek apa saja yang akan dikerjasamakan dengan Kota Bogor,” ujarnya.
Ia menjelaskan, MUFPP dibentuk pada 2015 di Milan. MUFPP adalah jaringan kota-kota di seluruh dunia yang peduli mengembangkan sistem pangan perkotaan berkelanjutan dan memperkuat ketahanan pangan melalui berbagai program dan kegiatan rutin setiap bulan dan tahun.
“Sudah ada 251 kota di seluruh dunia yang telah bergabung dengan MUFPP, termasuk Kota Bogor. Setelah bergabung, Kota Bogor akan menjadi anggota aktif, termasuk mengikuti pertemuan global internasional yang diadakan setiap dua tahun sekali,” jelasnya.
Ia menjelaskan, MUFPP terbuka bagi seluruh kota yang memiliki kepedulian terhadap pembangunan pangan, tidak hanya di daerah, tetapi juga kabupaten. Kolaborasi ini juga tidak terbatas waktu, sebaliknya melalui kolaborasi ini akan lebih banyak berbagi informasi dan pertukaran pengalaman antar kota satu sama lain.
“Fokus kami tidak hanya pada pengembangan sistem pangan perkotaan yang berkelanjutan tetapi bagaimana pemerintah daerah dan pusat mendukung dan berpihak pada penyediaan pangan, distribusi pangan dan penyelamatan lingkungan,” katanya.
Reporter: Linna Susanti
Editor: Agus Setiawan
HAK CIPTA © Partaipandai.id 2023

