Menkominfo dorong Paket Bali menjadi kesepakatan bersama

Jakarta (Partaipandai.id) – Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mendorong delegasi Pokja Ekonomi Digital menyepakati pembahasan isu yang diangkat oleh Presidensi G20 Indonesia untuk menyiapkan dokumen Paket Bali.

“Saya bersyukur kita telah membahas tiga isu prioritas kelompok kerja ekonomi digital. Saya bersyukur pembahasan dokumen Paket Bali akan segera kita selesaikan,” kata Johnny saat sesi DEWG keempat di Bali, dalam siaran persnya. diterima di Jakarta, Selasa.

Dalam diskusi tentang konektivitas digital dan pemulihan pasca COVID-19 beberapa waktu lalu, Indonesia menyimpulkan konsep berpusat pada orang sebagai perpanjangan dari konektivitas digital yang berpusat pada manusia atau berpusat pada manusia.

“Pada isu prioritas kedua, para delegasi memberikan respon positif terhadap upaya pemerintah Indonesia dalam memajukan keterampilan digital dan literasi digital masyarakat,” kata Johnny.

kamiBaca juga: Pameran digital di DEWG keempat menunjukkan wajah inovasi di era digital

Selamat datang negara-negara anggota G20 peralatan diusulkan untuk mengukur keterampilan digital dan literasi digital, serta berbagi pengalaman untuk meningkatkan partisipasi kelompok rentan dalam ekonomi digital. Ini termasuk pertukaran kebijakan dengan keterampilan literasi digital tingkat lanjut.

Pada isu prioritas ketiga, yaitu aliran data bebas dan aliran data lintas batas, Menteri Johnny mendorong negara-negara anggota G20 untuk menyadari pentingnya prinsip pemersatu dalam tata kelola aliran data.

“Pemerintah Indonesia mengusulkan pembahasan prinsip-prinsip yang sudah mapan seperti kepatuhan terhadap hukum, keadilan, transparansi, dan sampai batas tertentu menekankan masalah timbal balik,” kata Johnny.

Pemangku kepentingan telah bertemu untuk membahas secara mendalam jalan ke depan untuk memungkinkan aliran data gratis dengan kepercayaan dan aliran data lintas batas.

“Selain itu, dalam diskusi kami juga menyoroti pengaktif kunci Sangat penting dalam penerapan identitas digital yang relevan dengan transaksi digital yang melibatkan data pribadi,” kata Johnny.

Menteri Johnny menyampaikan keseriusan Presidensi G20 Indonesia untuk melanjutkan upaya Presidensi G20 Italia dalam membahas tata kelola data (keamanan) di sektor ekonomi digital dan berbagi dukungan untuk beberapa hasil nyata.

“Termasuk mengangkat Digital Economy Task Force (DETF) menjadi Digital Innovation Network (DIN), menggelar Digital Transformation Exhibition, inisiatif Smart Village dan Smart Island. Saya sangat bangga kita (Kementerian Komunikasi dan Informatika) telah dilestarikan bersama untuk mencapai momen ini,” kata Johnny.

Menkominfo mengundang para delegasi untuk menghadiri Digital Innovation Network (DIN) Kepresidenan G20 Indonesia yang diselenggarakan pada 2-4 September.

Baca juga: Menkominfo berharap DEWG dapat merumuskan Ministerial Declaration yang berwawasan global

Baca juga: Menkominfo optimistis Dokumen Bali akan mengoptimalkan agenda digital G20

Baca juga: Telkomsel menghadirkan robot “Uu” dengan teknologi 5G di DEWG keempat

Reporter: Natisha Andarningtyas
Editor: Maria Rosario Dwi Putri
Redaksi Pandai 2022

Sumber

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *