
Saat ini mereka sudah diamankan di Mapolres Garut untuk ditindaklanjuti.
Garut (Partaipandai.id) – Kepolisian Daerah (Polres) Garut menangkap anggota preman motor yang dikabarkan meresahkan warga, karena melakukan konvoi nekat membawa senjata tajam dan botol di jalan-jalan Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
“Saat ini mereka sudah diamankan di Mapolres Garut untuk ditindaklanjuti,” kata Kapolsek Karangpawitan Kompol Saifuddin Hamzah kepada wartawan, di Garut, Selasa.
Ia mengatakan, penangkapan sejumlah remaja anggota berandalan bermotor berawal dari aksi ugal-ugalan mereka di atas sepeda motor di jalan raya, kemudian video aksi mereka tersebar ke sejumlah orang dan media sosial.
Penyebaran video aksi mereka, kata dia, membuat jajarannya bersama Polres Garut melakukan penyelidikan hingga menemukan mereka di kawasan Kecamatan Cibatu, Senin (9/1) malam.
“Beberapa orang yang ada di video viral itu ditangkap di kawasan Cibatu, keseluruhannya adalah mahasiswa,” ujarnya lagi.
Dia mengatakan bahwa mereka hanya menangkap tujuh orang berdasarkan apa yang ada di video, bersama dengan bukti lain yang menguatkan.
Aksi mereka, kata dia, telah mengganggu ketertiban umum dan membuat warga Garut resah, apalagi mereka membawa senjata tajam sambil mengendarai sepeda motor yang membahayakan pengguna jalan lainnya.
“Mereka mengganggu ketertiban umum sehingga membuat warga dan pengguna jalan lainnya resah,” kata Kapolres.
Ketua Umum Persatuan Kendaraan Bermotor (POG) Garut, Fuzia mengatakan, aksi preman motor tersebut telah meresahkan masyarakat, untuk itu polisi harus bertindak tegas.
Ia mengatakan, kelompok preman motor tidak termasuk dalam organisasi POG, meski begitu POG telah mengidentifikasi kelompok mereka yang aksinya banyak diketahui masyarakat Garut.
“Kami berharap ini diusut tuntas oleh pihak kepolisian, karena ini sangat meresahkan dan membuat masyarakat tidak nyaman,” ujarnya.
Sebelumnya, video berdurasi 39 detik itu memperlihatkan aksi preman bermotor dengan ugal-ugalan mengendarai kendaraannya dengan membawa benda-benda seperti senjata tajam, lalu botol, melalui kawasan Bunderan Suci, Kecamatan Karangpawitan.
Video aksi mereka tersebar di sejumlah grup WhatsApp dan media sosial, hingga menjadi pemberitaan di sejumlah media massa.
Baca juga: Dua anggota berandalan bermotor Garut ditangkap
Baca juga: Polisi memburu preman motor yang merampas sepeda motor
Pemberita: Feri Purnama
Editor: Budisantoso Budiman
HAK CIPTA © Partaipandai.id 2023

