Presiden Jokowi meminta para menteri cepat tanggap terhadap perubahan dunia

“Yang terpenting kita cepat tanggap terhadap setiap perubahan yang terjadi di dunia. Kebijakan yang kita terapkan juga cepat membaca dinamika di dunia,” kata Presiden Joko Widodo di Istana Negara Jakarta, Senin.

Jakarta (Partaipandai.id) – Presiden Joko Widodo meminta para menteri kabinet Indonesia Maju segera mengambil kebijakan untuk merespons perubahan dunia.

“Yang terpenting kita cepat tanggap terhadap setiap perubahan yang terjadi di dunia. Kebijakan yang kita terapkan juga cepat membaca dinamika di dunia,” kata Presiden Joko Widodo di Istana Negara Jakarta, Senin.

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi dalam Sidang Kabinet Paripurna I tahun 2023.

“Hari ini sidang kabinet paripurna pertama di tahun 2023. Saya ingin kembali ke tahun 2022 dulu. Alhamdulillah banyak capaian positif di tengah tekanan eksternal, di tengah krisis global yang mengancam resiko semua negara dan tahun turbulensi di tahun 2022, Kita baik dengan pertumbuhan ekonomi triwulan III 2022 sebesar 5,72 persen,” ujar Presiden.

Presiden Jokowi memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan IV 2022 sebesar 5,2 atau 5,3 persen.

“Kalau kita lihat inflasi, kita bisa kendalikan di 5,5 persen. Ini juga capaian yang sangat bagus dan saya minta kita juga terus menekan inflasi ini,” tambah Presiden.

Selain menggunakan instrumen moneter di Bank Indonesia, Presiden juga meminta Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian agar daerah bisa bersama-sama ikut menekan inflasi agar bisa ditekan sekecil mungkin.

“Kemudian alhamdulillah penerimaan negara tumbuh 30,36 persen dan kita berharap tahun 2023 masih dalam tahun yang sulit. Ini adalah tahun ujian bagi semua negara di dunia, karena tekanan geopolitik yang sangat tinggi, ekonomi dunia melemah. Apalagi negara-negara besar seperti Uni Eropa, China, Amerika Serikat (AS), saya kira diperkirakan semuanya akan melemah,” kata Presiden.

Padahal negara-negara tersebut merupakan pasar ekspor Indonesia, sehingga Presiden meminta para menteri juga tetap berhati-hati.

“Dan proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia juga turun dari sebelumnya angka 2,9, turun, turun, dan turun lagi dan sekarang diproyeksikan hanya 1,7 persen. Ini proyeksi dari Bank Dunia, jadi ini tantangan buat kita. ,” kata Presiden.

Presiden Jokowi berharap ekspor dan investasi di Indonesia dapat tumbuh lebih baik di tahun 2023.

“Kemudian hilirisasi juga akan terus kita perkuat karena ini akan berdampak luas terhadap lapangan pekerjaan bagi rakyat kita dan juga akan menambah devisa bagi negara,” ujar Presiden.

Reporter: Desca Lidya Natalia
Editor: Agus Setiawan
HAK CIPTA © Partaipandai.id 2023

Sumber

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *