Sebagaimana HR menyebut merit system Polri berjalan sesuai ketentuan

Jakarta (Partaipandai.id) – Asisten Kepala Polri Bidang Sumber Daya Manusia (As SDM) Irjen Pol. Dedi Prasetyo mengatakan merit system di institusi Polri sudah berjalan sesuai ketentuan.

“Sudah ada lapisan kewenangan di tingkat Polri, Polda, dan Mabes,” kata Dedi kepada Partaipandai.id di Jakarta, Jumat.

Hal itu disampaikan Dedi guna menanggapi pandangan Anggota Pusat Penilaian Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Reza Indragiri Amriel yang mengatakan merit system di Polri tidak berjalan sebagaimana mestinya. dengan munculnya kasus Irjen Pol. Teddy Minahasa bersama AKBP Doddy Prawiranegara dan Bripka Darma Irawan bersama Kompol Petrus Hottime Sima.

Jenderal bintang dua itu menanggapi positif pandangan Reza Indragiri Amriel dan memastikan sistem mutasi dan pengembangan karir atau manajemen SDM Polri berjalan sesuai aturan.

“Para ahli harus memiliki pandangan sendiri, tidak apa-apa. Polri akan tetap menerapkan sistem yang ada,” kata Dedi.

Sebelumnya diberitakan, pakar psikologi forensik Reza Indragiri Amriel mengatakan, kasus Irjen Teddy Minahasa dengan AKBP Dody Prawiranegara dan Bripka Andry Darma Irawan dengan Kompol Petrus Hottime Sima mengindikasikan adanya sistem mutasi dan pengembangan karir (manajemen SDM) di lingkungan Institusi Polri yang tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Sistem merit sepertinya dikesampingkan, kata Reza di Jakarta, Jumat (9/6).

Kedua kasus tersebut memiliki pola, berkomunikasi dalam bentuk perintah yang bertentangan dengan aturan, dan terkait dengan simpanan yang memiliki tujuan yang sama untuk mengamankan karir.

Menurut Reza, tindakan Teddy Minahasa-Dody Prawiranegara dan Andry-Petrus menunjukkan adanya sistem mutasi dan pembinaan karir (manajemen SDM) di tubuh Polri yang tidak berjalan sebagaimana mestinya.

“Sistem merit tampaknya dikesampingkan. Justru faktor X yang tidak bisa dipertanggungjawabkan lebih berpengaruh terhadap jenjang karir personel. Wajar jika personel merasa diperlakukan tidak profesional,” kata Reza.

Baca juga: Pakar menilai merit system Polri tidak berjalan sebagaimana mestinya
Baca juga: Pengamat: Seleksi Kabareskrim Menurut “Sistem Merit”

Reporter: Laily Rahmawaty
Editor: Guido Merung
HAK CIPTA © Partaipandai.id 2023

Sumber

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *