Sebanyak 13 anggota TNI-Polri tewas di Papua sepanjang 2022

Memang dari data yang diperoleh terungkap 13 anggota TNI-Polri menjadi korban.

Jayapura (Partaipandai.id) – Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri mengatakan pada tahun 2022 ini, 13 anggota TNI-Polri tewas akibat baku tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

“Benar dari data yang diperoleh, terungkap 13 anggota TNI-Polri menjadi korban baku tembak dengan KKB, dengan rincian 10 anggota TNI dan tiga anggota Polri,” kata Fakhiri, di Jayapura, Rabu.

Jumlah tersebut menurun, mengingat pada periode yang sama tahun 2021, 15 anggota TNI dan Polri meninggal dunia saat menjalankan tugasnya, kata Kapolda Papua, dalam keterangan akhir tahun.

Ia juga menyebutkan, untuk warga sipil yang meninggal selama tahun 2022, tercatat ada 35 orang, dan KKB hanya lima orang.

Sedangkan 14 anggota TNI, tiga anggota Polri dan 10 warga sipil tercatat luka-luka, kata Fakhiri lagi.

Ia juga menyebutkan kasus menonjol akibat gangguan KKB mengalami penurunan sebesar 15,10 persen atau 16 kasus, karena tahun 2022 sebanyak 90 kasus dan tahun 2021 sebanyak 106 kasus.

Menurunnya jumlah korban, terutama di kalangan anggota Polri, karena pihaknya selalu meminta untuk waspada dan bertindak sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan jika tidak dilaksanakan akan dikenakan sanksi. dikenakan.

Terkait banyaknya warga sipil yang menjadi korban, Fakhiri mengaku hal itu karena terkadang mereka lalai dan terus mencari penumpang serta mengantarkannya ke daerah rawan.

Padahal aparat keamanan sering memperingatkan, untuk tidak melayani penumpang di luar kota karena keselamatan lebih utama.

“Peringatan ini sering diabaikan dan terus mengangkut penumpang, karena sebagian besar korban sipil yang meninggal atau terluka bekerja sebagai tukang ojek,” kata Kapolda Papua.

Reporter: Evarukdijati
Editor: Budisantoso Budiman
Redaksi Pandai 2022

Sumber

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *