Skandal Pencucian Uang, Singapura Bakal Inspeksi Credit Suisse Cs

loading…

Otoritas Moneter Singapura (MAS) akan memeriksa Credit Suisse Group AG terkait pencucian uang. FOTO/Reuters

JAKARTAOtoritas Moneter Singapura (MAS) akan memeriksa Credit Suisse Group AG, yang kini berada di bawah payung UBS Group AG (SIX: UBSG), bersama dengan bank-bank lain yang terlibat dalam investigasi pencucian uang.

Inspeksi merupakan bagian dari penyelidikan lebih besar yang telah menyita lebih dari USD2 miliar atau Rp31,6 triliun dari para tersangka pelaku pencucian uang asal China.

Baca Juga

5 Potret Nur Utami Selebgram Makassar Tersangka Kasus Pencucian Uang dengan Koleksi Tas Mewahnya

Titik fokus dari investigasi ini adalah Vang Shuiming, yang dilaporkan memiliki sejumlah besar uang di bank-bank tersebut. Mengutip Investing.com, pihak berwenang sedang memeriksa hubungan potensial antara terdakwa dan kantor keluarga.

MAS akan memeriksa prosedur pemantauan nasabah, potensi eksposur terhadap para tersangka, dan pengajuan laporan transaksi yang mencurigakan di bank-bank tersebut.

Baca Juga

Kasus Pencucian Uang Besar-besaran Guncang Singapura, Aset Rp26,9 Triliun Dirampas

Menteri Negara Alvin Tan mengungkapkan keprihatinannya atas aset keuangan yang disita. Sementara itu, Menteri Komunikasi Josephine Teo mengungkapkan bahwa investigasi dimulai pada 2021 setelah adanya laporan transaksi yang mencurigakan.

Ini bukan pertama kalinya Credit Suisse berada di bawah pengawasan MAS. Bank ini sebelumnya pernah diperiksa pada tahun 2017 terkait saga 1MDB.

(nng)

Sumber

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *