
Jakarta (Partaipandai.id) – Perusahaan penyedia proses bisnis outsourcing dan teknologi informasi dan komunikasi PT Vads Indonesia mengungkapkan setidaknya ada tiga kunci yang harus diperhatikan oleh penyelenggara di bidang komersial dan pemerintahan dalam meningkatkan hasil layanan digital.
Ketiga hal tersebut antara lain mempercepat waktu tunggu layanan, meningkatkan kepercayaan pelanggan dan mengurangi ketidakpuasan pelanggan.
“Tiga masalah utama telah dijawab dengan menghadirkan solusi seperti layanan voicebot, chatbot, bot whatsapp, omnichanneldan Robotic Process Automation (RPA) untuk mempercepat layanan pada saluran digital dan waktu penyelesaian (TAT),” kata Chief Marketing Officer PT VADS Indonesia, Deddy Hermansyah di Jakarta, Kamis.
kamiBaca juga: Kementerian Perindustrian mendukung pengembangan industri perangkat lunak dan konten
Kemudian untuk meningkatkan kepercayaan pelanggan dan kepuasan pelanggan, Vads Indonesia menghadirkan Learning Management System (LMS), Quality Monitoring System (QMS), layanan keamanan dan kerahasiaan data sesuai ISO 27001:2013, PCI DSS, layanan survei pelanggan (CSAT dan NPS ), dan Pusat Keunggulan (COE).
Solusi tersebut, kata Dedy, telah diterapkan pada klien Vads Indonesia di berbagai sektor pemerintahan, perbankan, perdagangan elektronikdan telekomunikasi.
“Kami juga memberikan peningkatan layanan dari segi kinerja, target, dan kepuasan pelanggan. Hal ini dibuktikan dengan loyalitas pelanggan kami yang masih menggunakan jasa PT VADS Indonesia selama lebih dari 5-13 tahun,” ujarnya.
“Kami di-pembaruan solusi terbaru kami dan Transformasi VADS yang terdiri dari lima pilar yaitu VADS Academy, VADS ICT, VADS COE, VADS Digital, dan VADS Analytics. Untuk VADS Digital kami menyediakan solusi cerdas seperti ritel pintar, gedung pintar, manajemen informasi air pintar, ruang kerja digitalsolusi metaverse, dan 3D teknologi data” pungkasnya.
Baca juga: Kunci transformasi digital untuk bertahan dari pandemi COVID-19
Baca juga: Delegasi Tiongkok menilai isu DEWG G20 penting bagi perekonomian global
Baca juga: Digitalisasi sistem pendidikan penting untuk mencapai Indonesia Emas 2045
Wartawan: Ida Nurcahyani
Editor: Maria Rosario Dwi Putri
Redaksi Pandai 2022

