1.000 Bendera Merah Putih dikibarkan di “Waterfront City” Pontianak

Pontianak (Partaipandai.id) – Sebanyak 1.000 bendera merah putih dikibarkan Ikatan Alumni Pemantapan Nilai Nasional Lembaga Ketahanan Nasional Indonesia (Ikal Taplai Lemhanas RI) Batch II yang dipasang di sepanjang Waterfront City, Benua. Desa Melayu Laut, Kota Pontianak, Kalimantan. Barat.

Ketua Umum Ikal Taplai Lemhanas RI Kalbar, Edi Suhairul dalam keterangan tertulis di Pontianak, Senin mengatakan, pihaknya memprakarsai gerakan pengibaran 1.000 bendera merah putih di sepanjang Waterfront City Sungai Kapuas, Pontianak dalam rangka menyambut HUT ke-77. Kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca juga: Kereta Bendera sepanjang 2.500 meter di Bungo pecahkan rekor MURI

Ia menjelaskan, pihaknya juga bekerjasama dengan Polda Kalbar, tokoh lintas suku, tokoh pemuda, pelajar dan mahasiswa dalam menggelar upacara dan pengibaran bendera Merah Putih.

“Kegiatan pengibaran 1.000 bendera merah putih dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus mengenang perjuangan para founding fathers bangsa yang memperjuangkan kemerdekaan dengan mengorbankan harta bahkan nyawanya di merebut kemerdekaan ini,” kata Edi.

Edi mengatakan, pengibaran bendera tersebut dilakukan untuk menyemangati dan mengingatkan warga yang belum mengibarkan bendera pada hari kemerdekaan ini untuk mengibarkan bendera merah putih di tempatnya masing-masing.

“Seribu bendera yang kita kibarkan sebagai gaung semangat perjuangan para founding fathers bangsa ini, kita tidak lagi berjuang membawa senjata atau membawa tombak bambu, kita saat ini hanya memperingati dan mengapresiasi perjuangan para pendiri bangsa ini. bangsa ini dengan mengibarkan bendera pada Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujarnya.

Menurut Edi, gerakan pengibaran bendera merah putih menggambarkan kekuatan berlandaskan nasionalisme yang tetap menjaga persatuan dan kesatuan perlu dijaga dan dipelihara bersama oleh seluruh elemen, baik pemerintah, masyarakat maupun TNI dan TNI. Polri.

Edi menyebutkan ada beberapa warga yang tidak atau lupa mengibarkan bendera merah putih, maka pihaknya bersama unsur-unsur yang ikut dalam gerakan 1.000 bendera akan datang dan menyediakan bendera untuk dipasang dan dikibarkan.

“Kami juga akan melakukan penyisiran terhadap rumah atau warga yang mungkin lupa mengibarkan bendera, akan kami bagikan hingga bendera Merah Putih dipasang,” ujarnya.

Edi menambahkan langkah ini diambil agar nasionalisme dan kebangsaan serta wawasan kebangsaan masyarakat semakin kuat dan tertanam di hati dan jiwa seluruh anak bangsa.

“Jika kalian merasa negara ini milik kita, maka marilah kita bahu membahu menjaga dan merawatnya, agar negara ini tetap menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang utuh dan kuat terhadap ancaman dan tantangan dari manapun, ” dia berkata.

Semangat 1.000 bendera adalah untuk menggambarkan kekuatan yang berasal dari masyarakat, ketika kekuatan yang ada dikumpulkan dalam sebuah ikatan yang diartikan sebagai 1.000 bendera maka akan menjadi kekuatan yang besar, sehingga kekuatan perlu digaungkan dengan menaikkan 1.000 bendera merah. dan bendera putih, katanya.

Baca juga: Penjual pernak pernik HUT RI di Tangerang berpenghasilan jutaan rupiah per hari
Baca juga: Walikota Bekasi membagikan bendera merah putih saat CFD
Baca juga: Gubernur Kepri membagikan 2.000 bendera merah putih di Kabupaten Karimun

Reporter: Andilala
Editor: Tasrief Tarmizi
Redaksi Pandai 2022

Sumber

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *