
Jakarta (Partaipandai.id) – Pengamat telekomunikasi mengatakan, kerja sama pertukaran informasi antar negara anggota Perhimpunan Bangsa Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) harus bersifat timbal balik, yang pada akhirnya akan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat kawasan Asia Tenggara.
“Untuk kerja sama pertukaran informasi antar negara ASEAN, diperlukan perlakuan yang setara, baik dari segi hukum maupun dari segi keterbukaan. Pada akhirnya, kerja sama ini akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan Asia Tenggara,” ujar Ketua Umum Pusat Studi Kebijakan dan Peraturan Industri. Telekomunikasi Indonesia-ITB, Ian Josef Matheus Edward, kepada Partaipandai.id, Sabtu.
Baca juga: Kadin menyebut keketuaan ASEAN sebagai momentum untuk meningkatkan investasi
Ian menjelaskan, sebagai sumber data yang memiliki nilai tinggi, informasi dapat digunakan untuk hal baik maupun buruk.
Saat ini, negara yang mampu menguasai informasi baik di dalam maupun di luar wilayahnya akan membuat negara tersebut semakin diakui kedaulatannya.
“Dengan adanya kerjasama ASEAN ini, maka kedaulatan negara-negara di kawasan Asia Tenggara terhadap informasi akan semakin bernilai dan tentunya berlaku untuk segala bidang. Sehingga dapat menentukan masa depan yang akan menjadi pusat ekonomi dunia,” ujarnya dijelaskan.
Lebih lanjut Ian mengungkapkan bahwa dengan kerjasama pertukaran informasi antar negara di kawasan Asia Tenggara, dapat tercipta suatu sistem yang saling mendukung penguatan berbagai sektor, seperti pemerintahan, perdagangan, ekonomi, pendidikan, kesempatan kerja atau joint venture, dan segera. .
Indonesia kembali dipercaya untuk kelima kalinya memegang peran ASEAN Chair atau Ketua ASEAN pada tahun 2023. Mengusung tema “ASEAN Matters: Epicentrum of Growth”, Indonesia berupaya menjadikan ASEAN tetap penting dan relevan bagi masyarakat Tenggara wilayah Asia dan dunia.
Baca juga: Indonesia memiliki pengalaman dalam berbagai inovasi dalam mengembangkan kawasan ASEAN
Baca juga: Keketuaan Indonesia di ASEAN dapat mendorong talenta dan keamanan digital
Baca juga: Pakar mengungkap tantangan kehumasan di era kecerdasan buatan
Reporter: Ahmad Faishal Adnan
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
HAK CIPTA © Partaipandai.id 2023

