Nilai elektabilitas Erick sudah sewajarnya meningkat karena performanya yang bagus

Jakarta (Partaipandai.id) – Dewan Pembina Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Arya Anugrah Pratama Kuntadi menilai kenaikan elektabilitas Erick Thohir sebagai calon wakil presiden merupakan hal yang wajar karena ia berprestasi selama memimpin BUMN maupun PSSI.

“Saya melihat wajar jika elektabilitas Pak Erick meningkat signifikan di berbagai lembaga survei politik karena dia menunjukkan kinerja yang sangat bagus, baik di PSSI maupun di BUMN,” kata Arya, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu.

Lebih lanjut ia menyampaikan, kinerja Erick yang baik sebagai Menteri BUMN terlihat dari peningkatan total laba bersih BUMN, dari Rp179 triliun pada 2021 menjadi Rp303,7 triliun pada 2022. Dividen yang diberikan BUMN juga meningkat, dari Rp29,5 triliun. pada tahun 2021 menjadi Rp 80,2 triliun pada tahun 2022.

Arya yakin prestasi membanggakan BUMN tak lepas dari berbagai inovasi yang dilakukan Erick. Misalnya, terobosan Erick dalam membuat beberapa memegang atau perusahaan patungan dari badan usaha milik negara. Memegang Diantara BUMN yang dibuat oleh Erick memegang asuransi, farmasi, pariwisata, hotel, pertambangan, energi dan listrik. Menurut Arya, pembinaan memegang BUMN mampu menciptakan efisiensi.

Selanjutnya, Arya juga menilai Erick mampu melihat potensi ekonomi yang bisa dikembangkan masyarakat. Kemampuan tersebut, lanjutnya, terlihat dari visi Erick dalam mengembangkan ekonomi digital melalui Dana Merah Putih. Lembaga ini dibentuk oleh Erick untuk membantu startup Indonesia berkembang.

Selain itu, tambah Arya, Erick juga sedang mengembangkan program pasar digital BUMN yang dapat menghubungkan pengusaha UMKM dan perusahaan BUMN.

“Tangan dingin Erick tidak hanya menyasar perusahaan-perusahaan BUMN, tetapi juga memiliki kepedulian untuk mengembangkan potensi ekonomi masyarakat, bahkan sampai ke level paling bawah. Erick luar biasa. Sosoknya sangat dibutuhkan oleh Indonesia,” ujar Arya.

Sebelumnya, hasil survei Indikator Politik Indonesia periode 26-30 Mei 2023 menunjukkan elektabilitas Erick di bursa nama cawapres meningkat dari 15,3 persen pada periode 30 April-5 Mei 2023 menjadi 15,5 persen.

Berdasarkan jadwal yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU), pendaftaran calon presiden dan wakil presiden dijadwalkan mulai 19 Oktober hingga 25 November 2023.

Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (UU Pilkada), pasangan calon presiden dan wakil presiden diajukan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi syarat memperoleh kursi sekurang-kurangnya 20 persen dari jumlah kursi. jumlah kursi DPR atau memperoleh 25 persen suara sah secara nasional pada pemilu parlemen sebelumnya.

Saat ini, terdapat 575 kursi di DPR sehingga pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2024 harus mendapat dukungan minimal 115 kursi di DPR RI. Selain itu, pasangan calon juga dapat diajukan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta Pemilu 2019 dengan jumlah suara sah minimal 34.992.703 suara.

Baca juga: Pencapaian nilai akademisi dan publisitas masif memperkuat elektabilitas Erick

Baca juga: Pengamat: Erick Thohir menunjukkan cara yang elegan untuk membantu Palestina

Reporter: Tri Meilani Ameliya
Editor: Budi Suyanto
HAK CIPTA © Partaipandai.id 2023

Sumber

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *