
Memuat…
Wartawan pro-Kremlin berpose untuk foto di depan markas tentara bayaran Wagner Group pro-Rusia, yang kemudian mengunggahnya di Telegram. Foto itu membantu orang-orang Ukraina melacak dan menyerangnya. Foto/Telegram/news.com.au
Pangkalan itu dilacak oleh militer Ukraina karena wartawan Rusia mengambil foto di depannya, yang kemudian ditangkap oleh militer Ukraina.posting online.
Gubernur Luhansk di Ukraina, Serhiy Hayday, mengumumkan bahwa pasukan negaranya telah menyerang markas besar Grup Wagner di kota timur Popasna.
Media pro-Kremlin juga mengakui serangan itu.
Rincian tentang serangan itu belum diungkapkan, termasuk berapa banyak yang tewas dalam serangan itu dan tingkat kerusakan yang ditimbulkan.
Baca juga: Pangkalan Krimea hangus, mengapa sistem rudal S-400 Rusia tidak bereaksi?
Ukraina dapat menemukan pangkalan tersebut setelah seorang jurnalis propaganda Rusia, Sergei Sreda, secara tidak sengaja mengungkapkan lokasinya dalam sebuah foto yang diambil.pos ke situs media sosial Telegram pada 8 Agustus. Menurut laporan surat kabar Ukraina, Ukraina Pravda.
Foto itu menunjukkan tanda jalan dengan alamat tempat perlindungan bom terdekat, yang memungkinkan pasukan Kiev mengetahui lokasinya.
Menurut laporan BBC, Selasa (16/8/2022), organisasi tentara bayaran Wagner Group juga digunakan oleh Rusia dalam perang Krimea 2014, dan telah terlihat di Suriah, Libya, Mali, dan Republik Afrika Tengah.
Anggota kelompok tersebut, menurut beberapa laporan, telah berulang kali mencoba membunuh Presiden Ukraina Vlodymyr Zelensky.

