Forkopimda Sulbar berkoordinasi untuk menyelesaikan masalah perbatasan

“Pemerintah Sulbar telah melakukan rapat dan koordinasi dengan seluruh Forkopimda Sulbar terkait masalah perbatasan,”

Mamuju (Partaipandai.id) – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) telah menyelesaikan persoalan perbatasan Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) dan Sulawesi Tengah (Sulteng).

“Pemerintah Sulbar telah melakukan rapat dan koordinasi dengan seluruh Forkopimda Sulbar terkait masalah tata batas tersebut,” kata Plt Gubernur Sulbar, Prof Zudan Arif Fakrhullah di Mamuju, Selasa.

Ia mengatakan, penataan batas antara Kabupaten Pasangkayu dan Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah harus diselesaikan karena bisa menjadi penghambat pembangunan.

Menurut dia, pihaknya telah menemui Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulbar Muhammad Naim, dan Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Provinsi Sulbar, Sudadi untuk membahas masalah perbatasan.

Ia mengatakan, Forkopimda Sumbar akan melakukan kerjasama, koordinasi pemerintah dan sinergi bersama dalam memitigasi permasalahan yang mungkin muncul di kemudian hari.

“Pembinaan penyamaan persepsi dan langkah-langkah penyelesaian masalah harus dilakukan dan didiskusikan secara terus menerus, agar setiap masalah pembangunan di Sulbar, termasuk sengketa perbatasan dapat diselesaikan,” ujarnya.

Ia pun mengatakan akan mengembangkan kepulauan Balabalakang agar pemerintah di Pulau Kalimantan tidak berusaha mengklaimnya.

“Masalah pernikahan dini 11,7 stunting yang mencapai 35 persen di Sulbar atau kemiskinan ekstrim yang mencapai 2,94 persen di Sulbar, juga akan dilakukan bersama-sama,” ujarnya.

Reporter: M. Faisal Hanapi
Editor: Agus Setiawan
HAK CIPTA © Partaipandai.id 2023

Sumber

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *