
Jakarta (Partaipandai.id) – BCA meluncurkan serial edukasi bertajuk “Nurut Apa Kata Mama” bersama rumah produksi Imajinari untuk mengedukasi masyarakat tentang modus penipuan perbankan yang marak terjadi saat ini.
Saat pemutaran perdana “Nurut Apa Kata Mama” di Jakarta, Senin, Direktur BCA Santoso mengatakan, serial edukasi berbalut komedi itu ditayangkan sebagai pendekatan baru kepada masyarakat. Menurutnya, edukasi tentang menggurui dan modus penipuan konvensional cenderung sulit diterapkan oleh masyarakat, sehingga serial merupakan sarana terbaru BCA untuk menjangkau khalayak yang lebih luas.
“Dunia digital saat ini memiliki banyak manfaat yang bisa kita manfaatkan untuk menggabungkan pesan-pesan edukatif, namun harus ada pesan yang menghibur di dalamnya,” kata Santoso.
Baca juga: Frekuensi transaksi QRIS Blu oleh BCA tembus 700 ribu per Mei 2023
Dunia digital yang pesat saat ini seringkali menjadi “ladang” baru untuk melakukan berbagai kejahatan, salah satunya adalah penipuan. Oleh karena itu, diharapkan masyarakat dapat lebih berhati-hati dan mengetahui ciri-ciri modus penipuan yang berkembang saat ini melalui serial edukasi “Nurut Apa Kata Mama”.
Ernest Prakasa selaku produser sekaligus pendiri rumah produksi Imajinari juga merasa senang atas kerjasama mereka dengan BCA. Membuat serial edukasi “Nurut Apa Kata Mama” menjadi tantangan bagi dirinya dan tim produksi.
“Kami selalu percaya bahwa komedi adalah salah satu alat paling efektif untuk menyembunyikan atau mengemas pesan,” kata Ernest.
Serial edukasi “Nurut Apa Kata Mama” terdiri dari 8 episode dan akan diunggah secara rutin setiap hari Selasa mulai 25 Juli 2023 di channel YouTube resmi BCA.
“Nurut Apa Kata Mama” diproduseri oleh Ernest Prakasa dan disutradarai oleh Muhadkly Acho. Beberapa bintang komik dan aktris/aktor yang membintangi serial tersebut antara lain Asri Welas, Shenina Cinnamon, Arief Didu, Rohana Srimulat, Aci Resti dan Yono Bakrie.
Baca juga: blu by BCA Digital meluncurkan bluInsurance with BCA Life
Baca juga: Film “Argantara” memberikan edukasi tentang pernikahan dini
Baca juga: Pentingnya berpikir kritis untuk menghindari penipuan digital
Reporter: Vinny Soffa Salma
Editor: Natisha Andarningtyas
HAK CIPTA © Partaipandai.id 2023

