
Memuat…
Orang India telah mengajukan permohonan ke Mahkamah Agung untuk menyatakan pemimpin spiritual laki-laki sebagai Tuhan. Foto/REUTERS
Warga yang mengajukan petisi aneh ini bernama Upendra Nath Dalai.
Mahkamah Agung India pada Senin menolak petisi Dalai yang meminta pengadilan tertinggi untuk menyatakan Chandra sebagai Paramatma, nama lokal untuk Tuhan.
“India adalah negara sekuler dan pemohon tidak boleh berdoa agar warga India dapat menerima Sri Sri Thakur Anukul Chandra sebagai Paramatma,” bunyi putusan majelis hakim yang terdiri dari Hakim MR Shah dan CT Ravikumar.
Putusan itu menyebut petisi Dalai sebagai “litigasi kepentingan publisitas”.
Alih-alih dikabulkan, MA justru menghukum pemohon dengan denda sebesar 100.000 rupee atau lebih dari Rp 18,9 juta.
Baca juga: Mengaku Nabi, Pria Amerika Nikahi 20 Wanita Termasuk Putrinya Sendiri
Dalai telah diminta untuk menyetor jumlah denda dalam jangka waktu empat minggu.
Dalai muncul di pengadilan secara langsung dan mendukung klaim bahwa Sri Sri Thakur Anukul Chandra adalah dewa tertinggi bagi semua orang India.
Kesal dengan argumentasinya, hakim menyindir, “Kalau mau, anggap saja sebagai Paramatma. Kenapa dipaksakan pada orang lain? Kami di sini bukan untuk mendengarkan ceramah Anda. [negara India] adalah negara sekuler.”
“Anda mengatakan bahwa setiap orang harus menerima pemimpin Anda. Bagaimana ini bisa terjadi? Di India, setiap orang berhak memilih agamanya, Tuhannya,” pungkas hakim, seperti dikutip Waktu HindustanSelasa (6/12/2022).
(menit)

