
Palangka Raya (Partaipandai.id) – Anggota DPD RI Agustin Teras Narang meminta sosialisasi dan pendidikan politik Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 bagi generasi muda pemilih pemula dapat dioptimalkan.
Sosialisasi dan edukasi politik merupakan upaya memberikan pengetahuan kepada generasi muda untuk menggunakan hak dan kewajibannya dalam pemilu, kata Teras Narang dalam keterangan tertulis yang diterima di Palangka Raya, Kamis.
Dengan sosialisasi dan pendidikan politik, kata dia, generasi muda akan semakin memahami prinsip luapan (langsung, umum, bebas dan rahasia) dan adil (jujur dan adil).
Ia meminta penyelenggara pemilu dan pemerintah mengoptimalkan sosialisasi dan pendidikan politik bagi siswa SMA, perguruan tinggi, sosial kemasyarakatan, dan lainnya.
Menurut Teras, sosialisasi dan pendidikan politik kepada generasi muda bukan hanya menjadi tugas pemerintah dan penyelenggara pemilu, melainkan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan, kepemudaan, kemahasiswaan dan lain-lain.
Baca juga: Teras Narang: Kita patut bangga KUHP produk anak bangsa disahkan
Baca juga: DPD RI mengajukan sejumlah rekomendasi terkait UU Perindustrian
“Kalau itu dilakukan, saya optimis partisipasi dan kesadaran generasi muda dalam pemilu 2024 dan pemilu lainnya bisa optimal,” ujarnya.
Ia mengaku sejak lama telah mendorong dan menyadarkan seluruh elemen masyarakat untuk proaktif menggunakan hak, kewajiban, memilih secara obyektif dan konstruktif dalam pemilu 2024.
Dia mendorong orang untuk memilih secara objektif dan konstruktif. Dengan begitu, pemilih bisa memilih calon peserta pemilu yang bisa bekerja untuk kepentingan rakyat.
“Untuk itu, dalam upaya mendorong Pemilu 2024 sukses dan tidak berdampak pada rusaknya integrasi bangsa, kita perlu mendorong aspek kebersamaan. Khususnya bagi pemilih dari generasi muda agar lebih rasional saat mencoblos, kata Teras Narang.
Sementara soal ikrar jelang pemilu, kata dia, hal itu sangat baik untuk kepentingan persatuan bangsa. Namun, ikrar ini harus dirasakan dan menjangkau seluruh lapisan pemilih, terutama di tingkat akar rumput. Janji dalam konteks pemilu seringkali terjadi di tempat-tempat tertentu, seolah-olah murni seremonial. Padahal, yang dibutuhkan adalah agar ikrar ini bisa dirasakan di desa-desa.
Mantan anggota DPR RI periode 1999-2004 dan 2004-2005 ini berharap para kepala daerah bersama aparat keamanan memetakan potensi kerawanan pemilu agar bisa diantisipasi karena berdasarkan pengalamannya sebagai Gubernur. Kalteng, setiap pemilu ia selalu mendapat dukungan optimal dari TNI, Polri, BIN, dan Bais dalam mengamankan pilkada dan pilkada.
“Tugas kepala daerah untuk rajin turun dan mencegah perpecahan di masyarakat. Mari kita bersama-sama mempersiapkan Pemilu 2024 dengan menyiapkan informasi mengenai sosok calon yang akan dipilih agar kita bisa memilih, memilah dengan baik, dan bersama-sama membangun bangsa. bangsa melalui demokrasi,” kata Teras Narang.
Reporter: Kasriadi/Jaya W Manurung
Editor: Herry Soebanto
HAK CIPTA © Partaipandai.id 2023

