Belanja online aman jelang Natal, lakukan tujuh hal ini

Jakarta (Partaipandai.id) – Natal semakin dekat, masyarakat bisa mengandalkan belanja online untuk mendapatkan kemudahan dan promo menarik.

Sebelum tergiur dengan promosi belanja menjelang natal, konsumen perlu memastikan situs belanja yang dikunjunginya legit atau asli agar tidak mengalami penipuan atau pencurian data pribadi.

Setelah mengonfirmasi situs aslinya, perusahaan keamanan siber Kasperksy, dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Jumat, menyarankan tujuh hal ini agar belanja online jelang Natal tetap aman.

1. Kata sandi yang kuat
Aturan lama masih berlaku, semakin panjang kombinasi kata sandi, semakin kecil kemungkinannya untuk diretas oleh penjahat dunia maya. Konsumen disarankan untuk membuat kata sandi 10 karakter untuk menjaga keamanan akun.

Baca juga: Kiat untuk melindungi data pribadi di akun e-niaga

Kaspersky bahkan menyarankan bahwa untuk akun yang sangat penting, kata sandi dua kali lebih panjang. Hindari juga kebiasaan menggunakan satu password untuk banyak akun. Jika satu akun dikompromikan, peretas dapat mengambil alih akun lainnya.

Jika khawatir lupa password, konsumen bisa menggunakan aplikasi password manager.

2. VPN
Jika Anda harus menggunakan Wi-Fi publik, sangat disarankan untuk menggunakan aplikasi VPN yang terpercaya saat bertransaksi online.

Saat berbelanja online, konsumen harus memasukkan data yang sangat penting seperti nomor kartu perbankan sehingga koneksi yang aman sangat penting.

3. Tidak perlu menautkan kartu kredit ke akun
Kaspersky sangat menyarankan agar konsumen tidak perlu menautkan atau menyimpan nomor kartu kredit (atau debit) ke akun belanja online, terutama untuk akun yang jarang digunakan. Penjahat dunia maya suka mencuri akun yang jarang digunakan.

Agar transaksi lebih aman, matikan opsi untuk mengingat nomor kartu kredit atau debit dan pilih untuk memasukkannya secara manual.

4. Layanan pembayaran
Jika masih bisa, gunakan layanan pembayaran karena penyedia menyimpan data terenkripsi di server yang aman. Toko online hanya menerima akun virtual yang ditugaskan ke kartu oleh layanan sehingga proses pembayaran dianggap lebih aman.

5. Kartu kredit khusus belanja online
Sangat disarankan untuk menggunakan kartu kredit atau debit khusus untuk belanja online. Pertimbangannya, jika detail kartu bocor, peretas tidak akan menyentuh sumber dana utama.

6. Lacak riwayat transaksi
Periksa riwayat transaksi secara berkala. Jika Anda menemukan perbedaan sekecil apa pun, segera hubungi platform atau bank.

7. Gunakan perlindungan
Instal solusi perlindungan pada perangkat untuk membantu melindungi pengguna dari kejahatan online. Aplikasi keamanan siber, misalnya, dapat mendeteksi dan memblokir situs pengelabuan.

Baca juga: Tips melindungi data pribadi saat berbelanja online

Baca juga: Promosi belanja online bukanlah segalanya

Baca juga: Celios: Diskon besar-besaran untuk perusahaan digital perlu diatur pemerintah

Reporter: Natisha Andarningtyas
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Redaksi Pandai 2022

Sumber

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *