
BEIJING (Partaipandai.id) – China mencatat peningkatan baik dalam kuantitas maupun kualitas paten penemuan yang valid tahun lalu, kata badan pengawas kekayaan intelektual terkemuka negara itu, Senin (16/1), Xinhua melaporkan.
Pada tahun 2022, total 798.000 paten penemuan telah diberikan. Pada akhir tahun 2022, jumlah paten penemuan yang berlaku di China mencapai 4,21 juta, dengan 3,28 juta di antaranya dipegang oleh penemu dari China Daratan, kata Hu Wenhui, Wakil Kepala Administrasi Kekayaan Intelektual Nasional China/CNIPA), pada konferensi pers .
Pejabat itu mengatakan bahwa China menjadi negara pertama di dunia yang memegang lebih dari 3 juta paten penemuan yang valid.
Laporan Indikator Kekayaan Intelektual Dunia terbaru yang dirilis oleh Organisasi Kekayaan Intelektual Dunia (WIPO) juga menunjukkan bahwa China menempati urutan pertama di dunia dalam hal jumlah paten penemuan yang valid, tambah Hu.
Menurut Hu, China mencatat lebih banyak perusahaan yang mengajukan paten selama setahun terakhir, menunjukkan dinamisme inovatif yang berkembang dari perusahaan China. Pada akhir tahun 2022, 355.000 perusahaan China memiliki paten penemuan yang valid, meningkat 57.000 dari tahun sebelumnya.
Kekuatan pendorong pertumbuhan paten penemuan hukum di Cina terletak pada berbagai bidang teknologi digital, seperti manajemen teknologi informasi dan teknologi komputer.
Pada 2022, jumlah paten yang diberikan untuk invensi di industri inti ekonomi digital China tercatat sebanyak 325.000, meningkat 17,9 persen year on year (yoy).
Hu juga mengatakan bahwa semakin banyak usaha mikro dan kecil China mendapatkan dukungan melalui pembiayaan jaminan kekayaan intelektual, sebuah kegiatan di mana perusahaan menjaminkan aset tidak berwujud mereka, termasuk merek dagang, paten, dan hak cipta, untuk dana.
Pada tahun 2022, nilai pembiayaan jaminan paten dan merek dagang di seluruh Tiongkok akan melebihi 400 miliar yuan (1 yuan = Rp. pertumbuhan lebih dari 40 persen selama tiga tahun berturut-turut.
“Jaminan kekayaan intelektual membantu usaha mikro dan kecil mengatasi dampak epidemi dan tumbuh dengan lancar,” kata Hu.
Selain itu, China juga mencatat pertumbuhan pesat jumlah paten dan merek dagang yang diberikan kepada orang asing pada tahun 2022. Jumlah paten penemuan asing yang berlaku di China mencapai 861.000 pada akhir tahun 2022, naik 4,5 persen dari tahun sebelumnya, sementara jumlah merek dagang yang sah didaftarkan oleh asing di China mencapai 2,03 juta atau naik 5,9 persen (yoy).
“Angka tersebut menunjukkan bahwa perlindungan hak kekayaan intelektual menciptakan lingkungan bisnis yang baik bagi perusahaan investasi asing di China,” kata Zhang Zhicheng, pejabat senior di CNIPA, dalam konferensi pers.
Setahun terakhir juga mencatat penguatan upaya perlindungan hak kekayaan intelektual. China akan menangani 58.000 kasus ajudikasi administratif sengketa pelanggaran paten pada tahun 2022.
Penerjemah: Xinhua
Editor: Alviansyah Pasaribu
HAK CIPTA © Partaipandai.id 2023

