
Memuat…
PDB dunia tahun ini diprediksi meningkat menjadi USD104 triliun. Foto/TheWorldFinancialReview
Baca juga: Negara Miskin Menderita Krisis, IMF Janji Beri Bantuan
Nilai tersebut tumbuh dari PDB dunia pada tahun 2021 sebesar USD94 triliun, dan pada tahun 2020 sebesar USD88 triliun. Jika ramalan tersebut terealisasi, PDB global tahun ini akan melampaui nilai ambang batas USD 100 triliun, pencapaian yang cukup tinggi di tengah kekhawatiran perlambatan ekonomi.
PDB adalah nilai tambah total perekonomian suatu negara yang mengacu pada nilai total barang dan jasa yang diproduksi dalam periode waktu tertentu baik oleh sektor swasta maupun publik. PDB juga merupakan indikator pertumbuhan atau penurunan suatu negara.
Berdasarkan infografis Visual Capitalist menggunakan data IMF, dikutip Rabu (20/7/2022), output ekonomi global disesuaikan menjadi 3,6%, yang semula diproyeksikan sebesar 4,4%.
Visualisasi tersebut mencantumkan peringkat semua negara dengan proyeksi PDB pada akhir tahun. Ada deretan negara dengan PDB terbesar, sekaligus terkecil.
Amerika Serikat masih merupakan ekonomi terbesar di dunia dengan PDB sebesar USD 25,3 triliun. Setelah AS, China menjadi negara terbesar kedua dengan PDB USD 19,9 triliun, sekaligus memimpin negara-negara Asia. Pertumbuhan PDB China telah menurun dalam beberapa tahun terakhir, dan diperkirakan akan melampaui AS pada tahun 2030.
Jerman adalah ekonomi ketiga dan terbesar di Eropa dengan PDB mencapai USD4,3 triliun, diikuti oleh Inggris dan Prancis, dengan PDB masing-masing sebesar USD3,4 triliun dan USD2,9 triliun.
Jepang memiliki PDB sebesar USD 4,9 triliun, dan merupakan ekonomi terbesar keempat di dunia dan terbesar kedua di Asia. Satu perubahan signifikan diraih Brasil yang kini menembus 10 besar, setelah mengungguli Korea Selatan. Sementara Rusia terlempar di posisi ke-11, dengan PDB USD 1,8 triliun.
Ekonomi terkecil di dunia dalam peringkat IMF adalah Tuvalu dengan nilai PDB USD66 juta. 50 terbawah dianggap sebagai negara berpenghasilan rendah-menengah dan negara berkembang.

