Cybers Academy dan APTIKNAS berkolaborasi siapkan SDM digital

Jakarta (Partaipandai.id) – Platform pelatihan digital Cybers Academy dan Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (APTIKNAS) menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

Direktur Cybers Academy Victor Terinathe dalam keterangannya, Senin, mengatakan dukungan asosiasi industri TIK seperti APTIKNAS sangat penting untuk membangun sumber daya manusia yang mampu beradaptasi di dunia teknologi yang berubah dengan cepat.

“Karena terkadang pendidikan formal membuat kurikulum tanpa harus berkonsultasi dengan industri, jadi selalu ada celah. Dengan datangnya celah Oleh karena itu perlu adanya kerjasama antara perusahaan pelatihan dengan perusahaan industri ICT sehingga nantinya akan memudahkan mereka dalam melakukan rekrutmen SDM,” ujar Victor.

Baca juga: Google: Inklusi adalah kunci percepatan ekonomi digital Indonesia

Lebih lanjut Victor mengatakan kerjasama ini akan mengakselerasi SDM dan dalam jangka panjang membangun Society 5.0 yang merupakan konsep masyarakat dari masyarakat konvensional menjadi masyarakat digital.

“Saat ini kita banyak mendengar istilah digitalisasi, lalu ada istilah ekonomi hijau, lalu ada istilah kolaborasi. Ini yang coba kita terapkan pada generasi milenial agar adaptif terhadap perubahan lingkungan yang cepat,” kata Victor.

Sementara itu, Ketua APTIKNAS Soegiharto Santoso mengatakan para pengusaha TIK yang tergabung dalam APTIKNAS nantinya bisa memberikan pendidikan.

“Ke depan, pengusaha bisa menjadi mentor. Artinya, mereka bisa menjadi narasumber untuk menularkan ilmunya kepada orang yang ingin menjadi narasumber pengusaha di bidang TIK,” ujar pria yang akrab disapa Hoky ini.

Lanjutnya, selain memberikan pendidikan di Cyber ​​Academy, perusahaan juga bisa memberikan magang atau bahkan membina individu untuk menjadi pengusaha yang nantinya mampu menciptakan lapangan kerja.

“Mereka juga memiliki potensi untuk menjadi pengusaha. Jadi membuka lapangan pekerjaan secara langsung, juga karena mereka dididik oleh orang-orang yang paham di bidang bisnis dan IT,” ujarnya.

Hoky mengaku senang bisa bekerjasama dengan Cyber ​​Academy, karena Cyber ​​Academy merupakan platform yang berdiri dengan prinsip membangun ekonomi kerakyatan dari desa.

MoU tersebut juga didukung oleh Ketua KPTIK Dedi Yudiant yang mengatakan bahwa perkembangan teknologi saat ini telah memberikan kontribusi yang besar terhadap perubahan perilaku masyarakat yang semakin banyak melakukan aktivitas dan bertransaksi secara online, termasuk UMKM.

“Ekonomi Indonesia juga tumbuh karena kekuatan UMKM. Maka untuk menumbuhkan UMKM perlu diberikan pembinaan melalui pelatihan, termasuk peran kerjasama antara APTIKNAS dan Akademi Siber yang fokus pada penguatan sumber daya manusia,” ungkapnya.

Baca juga: Cybersecurity Hackathon menghubungkan talenta digital dan industri

Baca juga: Kementerian Komunikasi dan Informatika telah menyusun strategi talenta digital yang berdampak pada efisiensi

Baca juga: BPSDMP Kominfo Yogyakarta menargetkan 13.000 talenta digital pada tahun 2023

Reporter: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Redaksi Pandai 2022

Sumber

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *