
Jakarta (Partaipandai.id) – Presiden Joko Widodo mengunjungi daerah terdampak gempa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin, menggunakan kendaraan darat untuk memastikan dimulainya proses rekonstruksi dan penyaluran bantuan kemanusiaan kepada seluruh korban.
Berdasarkan keterangan Biro Pers Sekretariat Presiden yang diterima di Jakarta, Senin, Jokowi dijadwalkan mengunjungi sejumlah lokasi, yakni posko penanganan bencana ke beberapa titik terdampak gempa.
Selanjutnya, Jokowi juga meninjau lokasi pembangunan rumah khusus tahan gempa “Risha” (Rumah Instan Sehat Sederhana) bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Cianjur. Usai kunjungan tersebut, Jokowi dijadwalkan kembali ke Istana Merdeka, Jakarta, Senin siang.
Mendampingi Presiden dalam kunjungannya ke Cianjur adalah Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, dan Kepala Dinas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto.
Baca juga: PUPR: Pembangunan rumah korban gempa Cianjur akan selesai sebelum Lebaran
Menurut Pemerintah Kabupaten Cianjur dalam jumpa pers, Minggu (5/12), gempa bermagnitudo 5,6 di Cianjur yang terjadi pada Senin (21/11) menyebabkan 334 korban meninggal dunia dan delapan orang masih dalam pencarian.
Sekretaris Daerah Kabupaten Cianjur Cecep Alamsyah mengatakan, jumlah rumah rusak berat akibat gempa mencapai 8.151 rumah, sementara rumah rusak sedang mencapai 11.210 unit dan rusak ringan 18.469 unit. Selain itu, kerusakan juga terjadi di 525 sekolah, 269 tempat ibadah, 14 fasilitas kesehatan, dan 17 gedung perkantoran.
Baca juga: Pemkab Cianjur: Rumah yang rusak akibat gempa Cianjur berjumlah 8.151 unit
Penceramah : Pribadi Indra Arief
Editor: Fransiska Ninditya
Redaksi Pandai 2022

