KAHMI: Anies Baswedan layak mendapat dukungan HMI untuk menjadi wakil presiden

Jakarta (Partaipandai.id) –

Presidium Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Herman Khaeron menyatakan Anies Rasyid Baswedan layak mendapat dukungan kader HMI sebagai calon presiden pada Pilpres 2024.

“Anies punya kapasitas besar memimpin negara, setelah sukses memimpin DKI Jakarta,” katanya di Jakarta, Jumat.

Hal itu menurutnya sudah terlihat pada Musyawarah Nasional (Munas) KAHMI di Palu tahun 2022 lalu, di mana para peserta menaruh harapan besar kepada kader terbaik HMI, yakni Anies Rasyid Baswedan.

Bahkan, kata dia, saat itu Anies juga mendapat dukungan dari Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla.

Herman berharap mantan Gubernur DKI itu bisa menjadi perekat, setelah masyarakat Indonesia saat ini begitu terpolarisasi.

“Rekam jejaknya selama memimpin Jakarta, sudah terlihat bagaimana kemampuannya merekatkan masyarakat pasca Pilkada,” katanya.

Ia juga mengatakan, dalam organisasi HMI/KAHMI yang begitu besar, terdapat pro dan kontra terhadap keinginan kader yang menginginkan Anies Rasyid Baswedan.

“Menurut saya, ini kesempatan untuk membuktikan bahwa ada kader HMI yang bisa menjadi presiden, setelah Pak Jusuf Kalla menjadi wakil presiden,” ujarnya.

Anies Rayid Baswedan merupakan capres yang didukung oleh tiga partai politik, yakni Partai NasDem, Partai Demokrat, dan PKS.

Sebelumnya, Anies Baswedan sempat menyampaikan lima gagasan dalam diskusi yang difasilitasi Partai Demokrat, Kamis (2/3).

Lima gagasan yang diajukan Anies untuk Indonesia ke depan adalah, pertama, terkait dengan demokrasi, Anise menginginkan sistem demokrasi tidak dibiarkan begitu saja.diterima begitu saja), dan menjaga demokrasi adalah tanggung jawab semua pihak.

Kedua, terkait ekonomi, Anies ingin ekonomi tidak hanya menguntungkan segelintir pihak, tapi semua pihak, dan tidak menginginkan pertumbuhan ekonomi semu.

Ia juga menginginkan agar sistem ekonomi juga memperhatikan faktor lingkungan, dan tidak ingin pertumbuhan ekonomi berjalan seiring dengan kerusakan lingkungan.

Ketiga, terkait keberagaman Indonesia, Anies menginginkan masyarakat yang rukun meski memiliki banyak identitas berbeda.

Keempat, terkait kolaborasi dan meritokrasi, capres ini akan mengedepankan semangat gotong royong antara masyarakat, swasta, dan pemerintah.

Kelima, terkait unsur politik, Anies menginginkan politik berpijak pada gagasan dan rekam jejak serta persatuan dan keadilan.

Pendaftaran calon presiden dan wakil presiden dijadwalkan pada 19 Oktober 2023 hingga 25 November 2023.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (UU Pemilihan Umum), pasangan calon presiden dan wakil presiden diajukan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi syarat untuk memperoleh kursi sekurang-kurangnya 20 persen dari jumlah kursi. jumlah kursi DPR atau memperoleh 25 persen suara sah. nasional pada pemilihan parlemen sebelumnya.

Saat ini terdapat 575 kursi di DPR sehingga pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2024 harus mendapat dukungan minimal 115 kursi di DPR RI. Pasangan calon juga dapat diusung oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta Pemilu 2019 dengan jumlah suara sah minimal 34.992.703 suara.

Wartawan: Fauzi
Editor: Laode Masrafi
HAK CIPTA © Partaipandai.id 2023

Sumber

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *