Kemarin, remisi khusus Waisak hingga tiga terduga teroris ditangkap

Jakarta (Partaipandai.id) – Berbagai peristiwa di bidang hukum terjadi di Indonesia pada Minggu (4/6), mulai dari 1.216 terpidana yang mendapat remisi khusus Waisak, 7 langsung dibebaskan, hingga Densus menangkap tiga terduga teroris di Jawa Timur dan Nusa Barat. Tenggara.

Berikut sajian berita hukum yang dirangkum oleh LKBN Partaipandai.id.

1.216 narapidana mendapat remisi khusus Waisak, 7 langsung dibebaskan

Sebanyak 1.216 narapidana Buddha dari seluruh Indonesia mendapat remisi khusus Hari Raya Waisak, Minggu (4/6), dan tujuh di antaranya langsung dibebaskan.

Koordinator Humas dan Protokol Ditjen Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Rika Aprianti menjelaskan, remisi khusus Waisak merupakan penghargaan yang diberikan kepada narapidana Buddha, namun hanya bagi mereka yang mengikuti kegiatan pembinaan dengan baik dan benar. berkelakuan baik selama menjalani hukuman di lembaga pemasyarakatan.

Baca selengkapnya di sini.

TNI AL menggagalkan upaya pengiriman 17 calon PMI ilegal ke perairan Batam

Angkatan Laut Indonesia (AL) menggagalkan upaya pengiriman 17 calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal di perairan Batam ke Malaysia.

“Tim ‘Fleet One Quick Responses’ (F1QR) Lantamal IV Batam menggagalkan upaya pengiriman 17 calon PMI nonprosedur ke Malaysia di Perairan Batam, Sabtu (3/6) malam,” kata Laksamana Pertama Batam Danlantamal IV Batam Kemas M Ikhwan Madani dari informasi yang diterima di Batam, Kepulauan Riau, Minggu.

Baca selengkapnya di sini.

KRI Malahayati menyelamatkan warga yang kapalnya rusak saat patroli

Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Malahayati-362 saat melakukan patroli di perairan Salawati, sekitar 10 mil laut sebelah barat Pulau Papua, menyelamatkan dua warga yang kapalnya rusak akibat hanyut di laut selama dua hari.

KRI Malahayati yang berada di bawah kendali Komando Armada (Koarmada) III TNI AL juga menyelamatkan dua warga yakni Maickhel (45 tahun) dan anaknya Rian (12 tahun) serta memperbaiki perahu mereka yang rusak.

Baca selengkapnya di sini.

Polisi menyebut motif tersangka TPPO di Ende adalah ekonomi

Kepolisian Resor (Polres) Ende, Nusa Tenggara Timur, menyebut motif tersangka tindak pidana perdagangan orang (TPPO) kepada 15 orang di kabupaten itu adalah faktor ekonomi.

“Diduga kuat tersangka ingin mendapatkan keuntungan materil berupa uang dari upayanya memberangkatkan tenaga kerja nonprosedur atau ilegal,” kata Kanit Reskrim Polres Ende, Iptu Yance Kadiaman saat dihubungi dari Kupang. , Minggu.

Baca selengkapnya di sini.

Densus menangkap tiga terduga teroris di Jawa Timur dan Nusa Tenggara Barat

Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri menangkap tiga terduga teroris dalam operasi penegakan hukum pencegahan tindak pidana terorisme di wilayah Jawa Timur dan Nusa Tenggara Barat.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Ahmad Ramadhan dalam keterangannya di Jakarta, Minggu, mengatakan, upaya penegakan hukum sudah dilakukan sejak Rabu (31/5), Sabtu (3/6) hingga Minggu ini.

Baca selengkapnya di sini.

Pemberita: Putu Indah Savitri
Editor: Triono Subagyo
HAK CIPTA © Partaipandai.id 2023

Sumber

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *