Kepala Bakamla mengatakan, patroli bersama untuk menghilangkan ego sektoral

Kolaborasi dengan menghilangkan ego sektoral.

Jakarta (Partaipandai.id) – Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) Indonesia Laksamana Madya TNI Aan Kurnia mengatakan patroli bersama antar kementerian/lembaga di wilayah laut Indonesia untuk menghilangkan ego sektoral.

“Kolaborasi menghilangkan ego sektoral,” kata Aan Kurnia, di Jakarta, Kamis.

Bakamla untuk pertama kalinya melakukan patroli bersama sebagai implementasi PP No 13 Tahun 2022 selama 60 hari di Selat Malaka dan Singapura.

Selama operasi tersebut, dilakukan 637 pemeriksaan yang hasilnya 7 kapal ditangkap karena melakukan pelanggaran.

Dia menjelaskan Peraturan Pemerintah (PP) tersebut terkait dengan Pelaksanaan Keamanan, Keselamatan dan Penegakan Hukum (PKKPH) di perairan Indonesia dan wilayah laut yurisdiksi nasional. Sebanyak 13 kementerian/lembaga terkait terlibat dalam implementasi PP tersebut.

“Kami ditunjuk sebagai koordinator pelaksanaan perumusan kebijakan keamanan maritim, penyusunan rencana patroli nasional, dan pembentukan tim kerja pemantauan keamanan dan keselamatan maritim,” ujarnya lagi.

Ia menilai operasi patroli bersama jauh lebih efektif ketimbang patroli masing-masing kementerian/lembaga. Selain itu, joint operation dapat memetakan kekuatan dan kebutuhan masing-masing kementerian/lembaga.

“Agar tidak terjadi akumulasi unsur dalam satu bidang atau kekosongan dalam satu bidang, makanya Bakamla berperan sebagai direktur,” tegasnya.

Ia berharap pada tahun 2023 operasi patroli bersama dapat ditingkatkan kuantitas dan kualitasnya.

Baca juga: Bakamla membuka layanan pengaduan bagi pengguna laut
Baca juga: Bakamla-Bappenas meluncurkan Indeks Keamanan Laut Indonesia

Wartawan: Fauzi
Editor: Budisantoso Budiman
Redaksi Pandai 2022

Sumber

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *