Megawati mengingatkan anak muda untuk keluar dari zona nyaman

Bung Karno adalah pelopor dan pendiri Lemhannas RI yang diresmikan pada 20 Mei 1965.

Jakarta (Partaipandai.id) – Presiden kelima Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri mengingatkan seluruh generasi muda di bawahnya untuk keluar dari zona nyaman.

Hal itu disampaikan Megawati saat menjadi pembicara dalam acara peluncuran buku dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas RI).

“Bahwa kalau kita di zona nyaman saja. Apa zona nyaman kita? Ya seperti sekarang ini. Kita duduk nyaman, tidak memikirkan orang lain,” kata Megawati di Lemhannas RI, Jakarta Pusat, Sabtu.

Di hadapan para menteri, pejabat dan mahasiswa Lemhanas dari unsur TNI/Polri dan para alumni lembaga tersebut, Megawati mengingatkan kembali perjuangan para founding fathers seperti Bung Karno, Bung Hatta, Sutan Sjahrir, Bung Tomo, dan pahlawan nasional daerah lainnya melawan penjajah dan menekan pemberontakan. .

Megawati juga menyinggung hubungan yang seharusnya terjalin antara petinggi TNI/Polri dengan prajurit di bawahnya.

Dia meminta para jenderal atau perwira tinggi untuk lebih memperhatikan pasukan di bawahnya.

Dari hal-hal yang terlihat sederhana, barulah Anda bisa menyiapkan segala rencana besar.

“Untuk mengingat, kamu bisa melakukan ini, itu karena seseorang bicara. Ada minion. Jadi, tolong benar-benar jaga bawahan Anda,” imbuhnya.

Sebelum mengumandangkan narasi Geo V (Geo Lima) Lemhannas, ia mengajak semua pihak untuk melihat kembali isi UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

“Jangan lupa di dalam konstitusi kita sudah jelas bahwa semua yang miskin diurus oleh negara. Ayolah kalau saya salah, koreksi saja saya. Saya orang yang terbuka,” ujarnya.

Megawati kemudian memuji narasi atau konsep Geo V yang digagas Gubernur Lemhannas RI Andi Widjajanto.

Narasi tersebut tertuang dalam lima isu strategis yang meliputi penguatan konsolidasi demokrasi, ekonomi hijau, ekonomi biru, transformasi digital, dan pembangunan Ibu Kota Nusantara, serta merancang transformasi Indonesia 2045.

“Tadi Geo V jangan sampai ke level Geo5. Tapi sebenarnya itu benar. Prediksi ke depan. Kalau kita hanya di zona nyaman, kita tidak mau memikirkan aksi dan reaksi,” kata Megawati .

Dari penjelasan tersebut, konflik kedua negara dapat dipelajari lebih jauh bagaimana mempersiapkan bangsa Indonesia untuk masa depan. Hal ini karena dampaknya terhadap geopolitik dan geoekonomi dunia.

Tampak hadir Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono. Di antara jajaran menteri, Menko Polhukam Mahfud MD, Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly, Menteri PAN dan RB Abdullah Azwar Anas, Menteri ESDM Arifin Tasrif, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Koperasi Teten Masduki, dan Wakil Menteri Dalam Negeri John Wempi Wetipo hadir.

Dalam acara tersebut, selain peluncuran 58 buku Lemhannas, juga diagendakan bedah buku Hasto berjudul Koeksistensi Geopolitik Progresif yang menjadi judul disertasinya Wacana Pemikiran Geopolitik Soekarno dan Relevansinya dengan Pertahanan Negara.

Buku yang disusun oleh Hasto yang kini juga tercatat sebagai dosen Universitas Pertahanan itu akan direview oleh Guru Besar Universitas Pertahanan Indonesia, Purnomo Yusgiantoro.

Untuk diketahui, Lemhannas merupakan lembaga pemerintah yang melaksanakan tugas di bidang pendidikan kepemimpinan tingkat nasional, pengkajian strategis ketahanan nasional, dan penguatan nilai-nilai kebangsaan.

Bung Karno adalah pelopor dan pendiri Lemhannas RI yang diresmikan pada tanggal 20 Mei 1965.

Reporter: Narda Margaretha Sinambela
Editor: D.Dj. Kliwantoro
HAK CIPTA © Partaipandai.id 2023

Sumber

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *