
Jakarta (Partaipandai.id) – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengatakan adanya sistem pemerintahan yang menganut prinsip desentralisasi melalui otonomi daerah telah memberikan ruang bagi pemerintah daerah atau pemerintah daerah untuk berinovasi.
“Adanya sistem pemerintahan otonomi daerah memberikan ruang yang lebih besar bagi daerah untuk bermanuver dalam inovasi, kreativitas bagi daerahnya masing-masing,” kata Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian pada kegiatan Innovative Government Award (IGA) 2022 di Jakarta, Jumat.
Apalagi, kata dia, dengan sistem pemilihan kepala daerah (pilkada) langsung, inovasi daerah menjadi tuntutan tersendiri dari masyarakat. Hal ini karena kepala daerah yang dipilih oleh masyarakat memiliki tanggung jawab untuk melayani dan memenuhi kebutuhan warganya.
“Inovasi daerah ini merupakan tuntutan dari masyarakat agar daerahnya juga cepat melompat, dan ini memerlukan langkah cepat dari kepala daerah untuk melakukan terobosan-terobosan yang terkadang keluar dari kotak,” dia berkata.
Mendagri mengatakan, sistem desentralisasi memberikan ruang yang lebih besar bagi daerah untuk memberikan terobosan dan pelayanan terbaik bagi masyarakatnya. Hal ini berbeda dengan sistem sentralisasi yang terpusat dari atas ke bawah.
Mendagri mencontohkan selain berbagai inovasi yang mempermudah pelayanan publik, menurutnya inovasi itulah yang membawa Indonesia dipercaya sebagai tuan rumah perhelatan G20.
“Ini adalah bukti bahwa inovasi dapat mendorong bangsa Indonesia untuk melompat lebih jauh lagi,” kata Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.
Kementerian Dalam Negeri pada Jumat 23 Desember 2022 telah memberikan penghargaan kepada daerah inovatif dalam Innovative Government Award (IGA) 2022.
Reporter: Boyke Ledy Watra
Editor: Agus Setiawan
Redaksi Pandai 2022

