Menko Polhukam kunjungi PP Muhammadiyah bahas pemilu hingga korupsi

Yogyakarta (Partaipandai.id) – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD berkunjung ke kantor Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Yogyakarta dan bertemu dengan Ketua Umum Muhammadiyah Haedar Nashir untuk membahas beberapa hal, mulai dari Pemilu 2024 hingga pemberantasan korupsi.

“Kita bicara tentang bangsa, tentang umat, tentang Muhammadiyah. Ada beberapa hal yang menjadi pembicaraan ringan tapi mendasar. Pertama, tentang memastikan pemilu berjalan sesuai jadwal pada 14 Februari 2024,” kata Haedar Nashir usai menerima Menkopolhukam di Kantor PP Muhammadiyah, Yogyakarta, Senin.

Pelaksanaan pemilu 2024 sesuai jadwal, kata dia, sudah menjadi komitmen pemerintah dan seluruh komponen bangsa.

Semua kekuatan politik, baik KPU maupun Bawaslu, kata dia, harus benar-benar mempersiapkan pemilu menjadi pemilu yang berkualitas.

“Pilkada yang bukan hanya demokrasi prosedural tetapi demokrasi substantif yang menghasilkan baik DPR, DPRD, dan presiden, wakil presiden hingga pemilihan kepala daerah yang benar-benar berdiri di atas semua golongan dan menjaga konstitusi dan moralitas bangsa kita,” kata Haedar.

Mahfud MD bersama jajaran PP Muhammadiyah kemudian membahas pemberantasan korupsi.

Haedar mengatakan pemberantasan korupsi harus menjadi komitmen bersama seluruh komponen bangsa, terutama seluruh penyelenggara negara.

“Lembaga legislatif, eksekutif, dan yudikatif harus memiliki komitmen tinggi untuk mematuhi konstitusi dan menjauhi segala praktik korupsi. Hal ini penting agar misi mensejahterakan negara berjalan tanpa hambatan,” ujarnya.

Jika pemberantasan korupsi berhasil dilakukan secara masif, terstruktur, dan sistematis, maka menurut Haedar, rakyat Indonesialah yang menang dan diuntungkan.

“Pembahasan ketiga adalah bagaimana kita sebagai bangsa, selain sebagai bangsa, bernegara dengan konstitusi tetapi juga menjadikan nilai-nilai luhur Pancasila dan agama sebagai komitmen kebangsaan bersama,” ujar Haedar.

Di akhir pertemuan, kata dia, Menko Polhukam juga meminta agar hubungan Muhammadiyah dengan pemerintah ditingkatkan untuk kemajuan bangsa dan negara.

“(Muhammadiyah) diharapkan dapat terus berperan nasional mengawal Indonesia agar menjadi Indonesia yang berdiri di atas konstitusi dan dapat membawa kemajuan bagi bangsa dan negara,” kata Haedar.

Baca juga: Mahfud MD: Lebih baik punya DPR dan parpol, meski jelek
Baca juga: Mahfud MD akan ke Batam untuk menindak tegas kasus perdagangan manusia

Reporter: Luqman Hakim
Editor: Tasrief Tarmizi
HAK CIPTA © Partaipandai.id 2023

Sumber

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *