NasDem menonaktifkan Zulfan Lindan dari manajemen partai

Partai NasDem ingin debat politik penuh ide dan substansi, bukan sekadar kulit.

Jakarta (Partaipandai.id) –

DPP Partai NasDem menonaktifkan Zulfan Lindan sebagai ketua DPP Partai NasDem karena pernyataan yang tidak produktif di media, bahkan cenderung menurunkan citra partai.

“Pertama, nonaktifkan kepengurusan DPP Partai NasDem,” kata Ketua DPP Partai NasDem Surya Paloh dalam siaran pers di Jakarta, Kamis.

Kedua, kata Surya Paloh, DPP NasDem melarang keras memberikan pernyataan di media massa dan media sosial yang mengatasnamakan fungsionaris Partai NasDem.

“Peringatan ini diharapkan dapat memberikan pelajaran bagi seluruh kader dan fungsionaris Partai NasDem untuk terus menjaga karakter dan identitasnya sebagai partai ide dengan semangat membawa perubahan,” ujar Surya Paloh.

Dengan cara, lanjutnya, memberikan pernyataan yang menambah nilai positif dan juga memberikan pemahaman yang baik kepada masyarakat.

“Partai NasDem ingin mengembalikan kepercayaan masyarakat kepada partai politik dengan jalan politik yang memiliki komitmen nasional yang kuat,” ujarnya.

Menurutnya, dinamika politik Indonesia mengalami peningkatan dalam berbagai gerakan politik. Partai NasDem yang sejak awal mendeklarasikan diri sebagai partai ide atau partai yang ingin berjuang melakukan perubahan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Tentu Partai NasDem memiliki tanggung jawab moral dan praktis agar masyarakat Indonesia mendapatkan pendidikan dan informasi politik yang mencerahkan dan memberikan pemahaman yang baik,” ujarnya.

Partai NasDem yang memiliki identitas Gerakan Restorasi Perubahan Indonesia mencita-citakan ruang politik Indonesia diisi dengan perdebatan yang produktif dan kualitatif tentang ide dan gagasan tentang bagaimana memajukan Indonesia dan mensejahterakan rakyat.

Oleh karena itu, kata Surya Paloh, dalam setiap gerakan dan aksi politik, Partai NasDem selalu memiliki latar belakang dan dasar pemikiran yang kuat dalam kerangka nasional.

“Partai NasDem menginginkan debat politik yang penuh ide dan substansi, bukan sekedar kulit yang hanya menimbulkan sensasi dan kegaduhan,” ujarnya.

Tanggung jawab ini mendorong Partai NasDem untuk memberikan teguran keras kepada Zulfan Lindan, yang belakangan ini berulang kali melontarkan pernyataan kepada media massa yang tidak produktif dan jauh dari semangat dan identitas partai yang mengedepankan gagasan politik.

Baca juga: Legislator: Revolusi mental harus dilaksanakan
Baca juga: NasDem tidak mengharuskan JK menjadi wakil presiden, kata Zulfan Lindan

Reporter: Syaiful Hakim
Redaktur: D.Dj. Kliwantoro
Redaksi Pandai 2022

Sumber

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *