
Jakarta (Partaipandai.id) – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Brasil meminta WhatsApp menunda peluncuran fitur baru hingga Januari tahun depan untuk mencegah penyebaran hoaks saat pemilihan umum.
Fitur yang diminta untuk ditunda adalah Communities, atau Komunitas karena dianggap dapat menyebarkan hoax tentang pemilu di Brasil dan merusak stabilitas negara, dikutip dari Reuters.
Baca juga: WhatsApp mengembangkan fitur untuk menyembunyikan status online
Jaksa federal, yang dikenal sebagai MPF, juga khawatir bahwa fitur Komunitas dapat mengganggu upaya WhatsApp untuk mengatasi hoaks.
Kekhawatiran MPF didasarkan pada jangkauan Komunitas yang lebih luas, anggota grup meningkat dari 256 menjadi 512. MPF percaya bahwa fitur ini akan meningkatkan kemungkinan konten menjadi viral.
WhatsApp setuju pada bulan April untuk menunda peluncuran fitur ini, setelah putaran kedua pemilihan di Brasil pada bulan Oktober. Namun, MPF menilai penundaan itu belum cukup untuk menyelesaikan masalah hoaks dua bulan sebelum pergantian tahun.
WhatsApp adalah aplikasi populer di Brasil, menurut MPF yang diinstal pada 99 persen ponsel di negara tersebut.
Seorang juru bicara WhatsApp mengatakan mereka akan terus mengevaluasi kapan waktu terbaik untuk meluncurkan fitur tersebut dan akan menanggapi permintaan dari pihak berwenang.
Baca juga: WhatsApp Indonesia Ajak Pengusaha Muda Bangkitkan Ekonomi Papua
Baca juga: Google mengatakan akan mengikuti peraturan tentang pendaftaran PSE
Baca juga: Sudah install WhatsApp GB, ini cara pindah ke aplikasi resmi
Penerjemah: Natisha Andarningtyas
Redaktur : Suryanto
Redaksi Pandai 2022

