
Bu Megawati, berulang kali, ribuan kali mengingatkan, jangan disalahgunakan, jangan disalahgunakan kekuasaan.
Jakarta (Partaipandai.id) –
Ketua DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengingatkan seluruh kader partai yang akan menjadi calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 agar tidak menyalahgunakan kekuasaan rakyat dengan melakukan perbuatan korupsi.
Pesan Megawati disampaikan Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto membuka pelatihan antikorupsi bagi 27.802 caleg PDI Perjuangan di Sekolah Partai PDIP Lenteng Agung, Jakarta, Rabu.
“Bu Megawati, dia berulang kali, ribuan kali memperingatkan, jangan disalahgunakan, jangan disalahgunakan kekuasaan yang diperoleh dari rakyat melalui korupsi,” kata Hasto.
Dari pesan Megawati, Hasto kemudian menjelaskan tentang Pancasila yang juga menjadi landasan bagi semua pihak untuk menghindari perilaku korupsi.
Dia mencontohkan, sila kelima yang terkait dengan keadilan sosial. Sila ini dianggap melekat pada cita-cita antikorupsi.
“Bagaimana kalian semua bisa memobilisasi semangat antikorupsi kalau tidak mengobarkan semangat kemanusiaan. Semangat kekuasaan untuk rakyat, kekuatan untuk mereka yang tertindas, keadilan sosial, bagaimana korupsi akhirnya bisa mencegah itu,” ujarnya. juga berkata.
Oleh karena itu, DPP PDIP memulai tahapan seleksi calon anggota legislatif dengan memberikan pendidikan antikorupsi.
Setelah melewati tahap pendidikan antikorupsi, kader melanjutkan ke tahap psikotest internal partai.
“Menjelang April calon akan dikurangi satu per satu, sehingga pada bulan April akan ditetapkan sebagai calon anggota legislatif dalam Daftar Calon Sementara (DCS),” ucapnya juga.
Hasto mengatakan tahapan seleksi caleg belum selesai sampai di situ. Mereka masih harus menunggu pengumuman KPU untuk ditetapkan sebagai caleg PDIP Pileg 2024.
Menurutnya, ada sejumlah evaluasi dari KPU untuk menetapkan calon.
“Mengingat menjadi anggota legislatif, kalian semua harus memahami bagaimana ideologi Pancasila, bagaimana yang tertuang dalam Pembukaan UUD 1945 dan semangat lahirnya pada 1 Juni 1945,” ujar Hasto.
Ketua DPP PDIP Bidang Ideologi Djarot Saiful Hidayat mengatakan, para bakal calon PDIP dididik melalui Sekolah Partai sejak dini, terutama terkait jiwa dan akhlaknya.
Menurutnya, seluruh kader harus memahami dan menghayati ideologi Pancasila dan prinsip bahwa korupsi merupakan tindakan kejahatan yang tidak sesuai dengan ideologi Pancasila, sehingga harus diberantas.
“Orang yang beriman kepada Tuhan tidak akan melakukan korupsi. Orang yang berperikemanusiaan juga tidak akan merugikan sesama manusia dengan melakukan korupsi,” kata Djarot.
Baca juga: PDIP mewajibkan caleg mengikuti pelatihan antikorupsi dari KPK
Baca juga: PDIP menggelar psikotes bagi 26.000 bakal calon
Reporter: Syaiful Hakim
Editor: Budisantoso Budiman
Redaksi Pandai 2022

