Shenzhen mengolah limbah dapur dengan larva serangga

Jakarta (Partaipandai.id) – The Dameisha Vanke Center, kompleks penelitian teknologi ramah lingkungan di Shenzhen, China, mengembangkan teknik pengomposan organik dengan memanfaatkan larva black soldier fly.lalat tentara hitam) yang mampu mengolah sampah rumah tangga menjadi sesuatu yang bermanfaat dan bernilai ekonomis.

Proses awal pengolahan sampah dapur, menurut Xie Xiaohui, Deputy Executive Secretary General Vanke Foundation, dilakukan dengan memberi makan ulat secara siklis. Selanjutnya larva black army fly disambungkan ke tangki pengolahan limbah dapur berdasarkan jumlah yang telah ditentukan.

Model pengomposan organik sampah rumah tangga yang dilakukan secara siklus tertutup menggunakan black army flies juga dilakukan di area percontohan pengomposan di perkebunan rakyat, kebun di atap gedung, hingga vision tank.

“Sampah dapur ini dipecah oleh larva lalat tentara hitam, yang mampu mengubah sampah menjadi sesuatu yang berharga,” kata Xiaohui.

Pengolahan limbah dapur per tahun di Shenzhen bisa mencapai 73 ton. Sedangkan larva lalat black army yang kaya akan protein dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak dan kotorannya dapat diolah menjadi pupuk organik.

Hasil harian kotoran serangga (insect frass) mencapai 50 kg dan dapat digunakan sebagai sumber nitrogen untuk tanaman di perkebunan.

Selain itu, tidak kurang dari 40 kg larva black army fly dipisahkan, sebagian digunakan untuk pakan ikan hias di kebun, dan sebagian larva beku lainnya dikumpulkan untuk kemudian diangkut sebagai pakan beberapa jenis hewan peliharaan.

Reporter: Xinhua
Editor: Junaydi Suswanto
Redaksi Pandai 2022

Sumber

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *