
memuat…
HQ-17AE Shorad China adalah sistem rudal permukaan-ke-udara dengan ketinggian rendah hingga menengah. Foto DOC ist
Sistem Rudal Shorad HQ-17AE China baru-baru ini dikabarkan akan meluncur ke Arab Saudi setelah kedua negara menandatangani perjanjian pembelian senjata.
Dilansir dari Eurasian Times, sebuah badan intelijen yang berfokus pada Timur Tengah baru-baru ini menyatakan bahwa Industri Militer Arab Saudi (SAMI) sedang bernegosiasi dengan perusahaan pertahanan milik China, China North Industries Group Corporation (Norinco).
Senjata yang termasuk dalam kesepakatan itu adalah kendaraan udara tak berawak (UAV) Sky Saker FX80, CR500 vertical take-off and landing (VTOL) UAV, Cruise Dragon 5 dan 10 loitering munitions, dan sistem pertahanan udara jarak pendek HQ-17AE. SHORAD).
Spesifikasi China Shorad HQ-17AE
Menurut situs Military Drones, HQ-17AE dikembangkan oleh China Aerospace Science and Industry Corporation (CASIC). Sistem rudal ini diketahui merupakan turunan dari sistem SHORAD buatan Rusia.
Pada dasarnya sistem HQ-17AE adalah versi rekayasa dari sistem SAM 9K331 Tor-M1 (NATO SA-15 Gauntlet) buatan Rusia.
Sistem HQ-17AE berisi delapan unit rudal darat-ke-udara yang dapat diluncurkan sebelum motor roketnya diaktifkan.
Kendaraan yang mengusung sistem ini sendiri merupakan kendaraan lapis baja yang dapat melaju dengan kecepatan hingga 25 km/jam.
Jika kesepakatan antara China dan Arab Saudi benar-benar terjadi, tentunya China akan semakin melebarkan sayapnya di Timur Tengah. Sebab selain sistem rudal ini, ada juga jet tempur yang disiapkan untuk Mesir.
(bim)

