Pengamat menyebut kinerja Jokowi menaikkan tingkat kepuasan publik

Kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang baik dan konsisten mengangkat tingkat kepuasan masyarakat Indonesia.

Jakarta (Partaipandai.id) – Pengamat politik Fernando Emas menilai kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang baik dan konsisten membuat tingkat kepuasan masyarakat Indonesia meningkat.

“Di beberapa bidang Presiden berhasil menyelenggarakan G20 dan menjalankan pemerintahan di bidang ekonomi, sehingga tidak terjadi krisis seperti negara lain,” katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu.

Selain itu, kepuasan lain yang dirasakan masyarakat adalah ketegasan Presiden Jokowi terkait penerapan hukum dalam beberapa kasus besar yang menjadi perhatian publik, seperti kasus pembunuhan berencana Briptu Nofriansyah Yosua Hutabarat dan Tragedi Kanjuruhan Malang.

“Presiden meminta agar prosesnya dibuka secara terang-terangan, tidak ada yang ditutup-tutupi. Wajar jika masyarakat puas dengan kinerja presiden,” katanya.

Hal itu disampaikannya terkait tingkat kepuasan masyarakat yang tercermin dari temuan survei Poltracking Indonesia terbaru, di mana 73,2 persen masyarakat merasa puas dengan pemerintahan saat ini.

Direktur DPR juga menyoroti keberhasilan Presiden Jokowi dalam membangun infrastruktur yang merata di seluruh wilayah di Indonesia. Pemerataan infrastruktur ini membuat masyarakat puas, terutama bagi masyarakat di kawasan timur Indonesia yang saat ini condong ke arah itu.

“Seperti yang bisa dilihat, misalnya wilayah timur yang selama ini sedikit terabaikan, tentunya ada peningkatan signifikan yang dilakukan oleh Presiden Jokowi. Hal ini wajar saja ketika masyarakat merasa pemerataan sudah cukup membaik,” dia juga berkata.

Fernando juga menyarankan agar para pembantu Presiden seperti para menteri dan kepala daerah fokus menjalankan tugas yang telah diberikan kepada mereka.

“Tentunya yang harus dijaga adalah soliditas tim kerjanya untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Meski kepuasan masyarakat meningkat terhadap kiprah pemerintah, Fernando Emas juga memberikan catatan yang harus diperhatikan pemerintah, yakni pemindahan ibu kota negara (IKN) ke Kalimantan.

Pemindahan IKN, kata Fernando, akan memecah fokus pemerintah dan dikhawatirkan program kerja lain tidak optimal.

Baca juga: KAHMI mengapresiasi kinerja pemerintahan Jokowi-Ma’ruf
Baca juga: MPR: Kepuasan kinerja Jokowi-Ma’ruf konsisten meningkat di tahun ketiga


Wartawan: Fauzi
Editor: Budisantoso Budiman
Redaksi Pandai 2022

Sumber

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *