Warga mengungkap kondisi parah mantan ketua KY dan anaknya saat dievakuasi

“Karena Pak Haji (Jaja Ahmad) saat dibawa ke rumah sakit sempat bercerita bahwa celurit (yang dipakai pelaku) ada di dapur (belakang rumah),”

Seorang warga Perumahan Griya Bandung Asri (GBA) 2 Blok F Dion mengungkapkan kondisi memprihatinkan para korban penusukan di kompleks perumahan tersebut, mantan Ketua Komisi Yudisial (KY) Jaja Ahmad Jayus dan putrinya saat dievakuasi.

Dion (59) mengungkapkan, Jaja dan putrinya Rahmi Dwi Utami (Tami) yang berusia 22 tahun saat dievakuasi bersama warga lainnya mengalami luka tusuk di kepala, leher, dan lengan.

“Saya melihat dia setelah kejadian dan hendak dievakuasi, kedua korban banyak luka dan berlumuran darah, penuh darah dan mungkin kalau telat sedikit bisa meninggal,” kata Dion saat ditemui di lokasi kejadian.

Dion mengatakan, kedua korban diduga ditusuk dengan senjata jenis celurit.

“Karena Pak Haji (Jaja Ahmad) saat dibawa ke rumah sakit sempat bercerita bahwa celurit (yang dipakai pelaku) ada di dapur (belakang rumah),” ujarnya.

Saat kejadian, Dion menduga kondisi rumah korban sepi dimana Jaja yang kini berprofesi sebagai dosen baru saja pulang bersama putrinya, sedangkan istrinya sedang mengajar di sebuah universitas di Bandung.

“Jadi saat kejadian hanya ada dua orang dan saat dievakuasi mereka ada di depan rumah,” kata Dion.

Dion mendapat informasi bahwa pelaku dikejar oleh beberapa tetangga yang melihat kejadian tersebut, namun pelaku yang diduga sendirian berhasil kabur karena menakuti warga dengan mengacungkan senjata tajam.

Jaja sendiri belum mengetahui secara pasti apakah rumah korban rusak atau ada kerugian akibat kejadian tersebut, mengingat dirinya mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Mayapada Buah Batu, Bandung.

“Saya tidak tahu persis kondisi rumah saya, karena fokus saya dan warga lainnya adalah keselamatan Pak Haji dan Tami untuk segera mendapat pertolongan,” kata Dion.

Sebelumnya, kasus penusukan yang menimpa Jaja diketahui terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Sebelum ditikam, diduga korban sempat dibuntuti pelaku hingga ke rumah korban sebelum diserang dengan senjata tajam.

Rumah mantan ketua KY itu berada di kompleks GBA Blok F yang terletak di perbatasan antara Kabupaten Bandung dan Kota Bandung.

Dari informasi yang dihimpun, kedua korban masih dirawat di RS Mayapada, Buah Batu, Bandung.

Sumber

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *