KPK Gelar Integritas PAKU untuk Mendagri dan jajarannya

Jakarta (Partaipandai.id) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyelenggarakan Program Penguatan Anti Korupsi Penyelenggara Negara Berintegritas (PAKU Integritas) bagi penyelenggara negara di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“KPK akan kembali menggelar ‘executive briefing’ bagi pejabat negara di lingkungan Kementerian Dalam Negeri hari ini, 11 Agustus 2022 di Gedung Merah Putih KPK,” kata Plt. Juru Bicara KPK Ipi Maryati Kuding dalam keterangannya di Kamis.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Wakil Menteri John Wempi Wetipo, Sekretaris Jenderal Suhajar Diantoro, Inspektur Jenderal Tomsi Tohir Balaw dan jajaran eselon I lainnya, yaitu tujuh direktur jenderal, dua kepala lembaga di lingkungan Kementerian Dalam Negeri, dan Rektor Lembaga Dalam Negeri (IPDN) dan pasangan masing-masing. -masing-masing dijadwalkan untuk hadir secara langsung.

“Pembekalan antikorupsi akan disampaikan langsung oleh Ketua KPK Firli Bahuri bersama jajaran Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK,” kata Ipi.

Adapun Kuku Integritas meliputi dua kegiatan utama, yaitu pembekalan anti korupsi (executive briefing) bagi penyelenggara negara dan mitranya dan pelatihan pengembangan integritas bagi penyelenggara negara.

“Dalam kegiatan ‘executive briefing’ ini, peserta akan mendapatkan pembekalan dan dialog antikorupsi mengenai inisiatif strategis, capaian, tantangan dan hambatan yang dihadapi dalam pemberantasan korupsi serta upaya membangun budaya integritas di kementerian/lembaga,” ujarnya.

Selain itu, sesi dialog antara KPK dan pasangan pejabat negara bertujuan untuk menggali dan meningkatkan kesadaran dan pemahaman antikorupsi berbasis keluarga.

“Sedangkan kegiatan pelatihan pengembangan integritas diberikan khusus kepada pejabat struktural eselon satu kementerian/lembaga,” kata Ipi.

Dalam upaya pencegahan korupsi, kata dia, Kemendagri dan KPK telah menjalin kerjasama dalam sejumlah program dan kajian yang dilakukan KPK, salah satunya terkait Survei Penilaian Integritas (SPI) 2021.

Dalam survei tersebut, KPK memetakan risiko dan potensi korupsi dan mengukur efektivitas upaya pencegahan korupsi di instansi yang mencakup total 640 peserta dari kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.

“Berdasarkan hasil SPI 2021 yang merangkum tiga kelompok responden internal, eksternal dan ahli, Kemendagri meraih skor 80,65,” kata Ipi.

Dia menjelaskan bahwa ada enam poin rawan korupsi di Kementerian Dalam Negeri mengenai penyalahgunaan fasilitas kantor untuk kepentingan pribadi, gratifikasi, penyalahgunaan dalam perjalanan dinas, benturan kepentingan dalam pengadaan barang dan jasa, pengelolaan sumber daya manusia (SDM) terkait promosi/mutasi dan “trading in influence”. “.

“Berdasarkan hasil SPI, KPK juga telah memberikan rekomendasi dan bersama Kemendagri telah menyusun rencana aksi korektif yang pelaksanaannya dipantau oleh KPK,” kata Ipi.

Baca juga: KPK beri penguatan integritas kepada pejabat KPU, Bawaslu, dan DKPP

Baca juga: KPK berikan pembekalan antikorupsi “executive briefing” di Kementerian Perindustrian

Baca juga: KPK memberikan pembekalan antikorupsi kepada Menteri Penanaman Modal dan jajarannya

Reporter: Benardy Ferdiansyah
Editor: Nurul Hayat
Redaksi Pandai 2022

Sumber

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *